Ketua Umum Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo, menjadikan perjalanan tim nasional sepak bola Norwegia sebagai gambaran strategi pembangunan partai yang berorientasi pada proses jangka panjang. Menurutnya, keberhasilan tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui pembinaan yang konsisten, penguatan organisasi, dan pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Angela menilai kisah Timnas Norwegia menjadi contoh bagaimana sebuah organisasi mampu bangkit setelah melewati perjalanan panjang. Meski sempat absen dari Piala Dunia selama hampir tiga dekade, Norwegia memilih memperkuat fondasi melalui pembinaan pemain muda, pengembangan akademi, dan sistem yang berkesinambungan hingga akhirnya kembali tampil di Piala Dunia 2026.
Menurut Angela, pendekatan tersebut memiliki kesamaan dengan langkah yang sedang ditempuh Partai Perindo dalam memperkuat kapasitas organisasi. Ia mengatakan partainya saat ini tengah fokus membangun struktur yang lebih solid, meningkatkan kualitas kader, serta memperluas kepercayaan masyarakat sebagai modal menghadapi dinamika politik nasional.
Bangun Organisasi Melalui Proses Berkelanjutan
Angela menegaskan bahwa proses membangun partai membutuhkan kesabaran dan komitmen seluruh kader. Ia menilai keberhasilan organisasi politik tidak hanya ditentukan oleh hasil jangka pendek, tetapi juga oleh kemampuan menjaga konsistensi dalam memperkuat sistem internal dan mencetak kader yang kompeten.
Karena itu, Perindo terus mendorong pengembangan kapasitas kader melalui berbagai program pendidikan politik dan pelatihan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penyelenggaraan bimbingan teknis (bimtek) bagi para anggota legislatif terpilih dari partai tersebut.
Kegiatan yang berlangsung pada 27–30 Juli 2026 itu diikuti oleh 380 kader yang terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota dari berbagai daerah di Indonesia.
Angela menyebut pelaksanaan bimtek merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kualitas kepemimpinan kader sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
Legislator Diminta Fokus Melayani Masyarakat
Dalam arahannya kepada para peserta, Angela mengingatkan bahwa jabatan sebagai anggota legislatif merupakan amanah untuk melayani masyarakat, bukan sekadar menjalankan fungsi administratif.
Ia menilai masyarakat saat ini mengharapkan pemimpin yang hadir secara nyata di tengah berbagai persoalan yang dihadapi warga. Menurutnya, seorang legislator harus mampu mendengar aspirasi masyarakat, bekerja secara konsisten, serta menghadirkan solusi yang dapat dirasakan langsung oleh publik.
Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memperkuat hubungan antara partai politik dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
Fokus Tingkatkan Kapasitas Kader
Perindo memandang penguatan kualitas kader sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun organisasi politik yang berkelanjutan. Melalui pelatihan, pembinaan, dan peningkatan kompetensi, partai berharap para kader mampu menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta pelayanan kepada masyarakat secara lebih efektif.
Inspirasi yang diambil dari perjalanan Timnas Norwegia juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan membutuhkan proses yang panjang, disiplin, dan konsistensi. Dengan membangun organisasi secara bertahap, Perindo berharap dapat memperkuat kapasitas internal sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap partai dalam jangka panjang.
