Kerja Sama Global South Didorong Hadapi Tantangan Bersama

Konflik geopolitik yang terus terjadi di berbagai kawasan dunia dinilai semakin memperbesar tekanan terhadap masyarakat global. Di tengah kondisi tersebut, kerja sama antarnegara berkembang atau Global South dinilai penting untuk menghadapi tantangan bersama, terutama perubahan iklim dan ketidakstabilan ekonomi.

Perubahan iklim kini memberikan dampak luas terhadap berbagai sektor kehidupan. Pangan, pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan, ekonomi, infrastruktur, hingga kesehatan masyarakat menghadapi risiko yang semakin besar akibat perubahan kondisi lingkungan.

Situasi tersebut juga diperburuk oleh konflik geopolitik yang mengganggu rantai pasok komoditas internasional. Gangguan distribusi dapat memicu kelangkaan barang dan kenaikan harga, sehingga menambah tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat di berbagai negara.

Dalam kondisi itu, Indonesia mendorong kembali semangat persatuan dan kerja sama global, khususnya di antara negara-negara berkembang. Upaya tersebut diarahkan untuk membangun kolaborasi yang lebih inklusif dan menyeluruh sehingga potensi negara berkembang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

Pesan tersebut kembali mengemuka dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekuatan kolektif Global South dapat menjadi modal penting untuk membuka peluang pembangunan yang lebih besar bagi negara-negara berkembang.

Kelompok negara berkembang memiliki potensi pasar yang sangat besar karena sejumlah negara anggotanya mempunyai jumlah penduduk tinggi. China, India, Indonesia, dan Pakistan menjadi contoh negara dengan populasi besar yang sekaligus menawarkan peluang ekonomi dan pasar yang luas.

Kondisi tersebut turut melahirkan istilah Global Majority untuk menggambarkan besarnya peran negara-negara berkembang dalam perekonomian dan dinamika global.

Penguatan kerja sama dinilai dapat dilakukan melalui integrasi pasar, modal, sumber daya, teknologi, serta pengetahuan. Dengan pendekatan tersebut, negara-negara berkembang diharapkan mampu mengoptimalkan sumber daya dan potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat posisi mereka dalam tatanan global.

Website |  + posts