Samsung resmi memperkenalkan kacamata pintar (smart glasses) pertamanya dalam ajang Galaxy Unpacked 2026 yang berlangsung di London, Inggris. Perangkat terbaru ini menggabungkan platform Android XR dari Google dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) Gemini, menandai langkah baru Samsung di pasar perangkat wearable berbasis extended reality.
Melalui produk tersebut, Samsung menghadirkan pengalaman komputasi yang lebih intuitif dengan memanfaatkan kemampuan AI untuk memahami lingkungan sekitar pengguna secara real time.
Dalam pengembangannya, Samsung bekerja sama dengan dua merek kacamata ternama, Gentle Monster dan Warby Parker, guna menghadirkan desain yang lebih modern dan nyaman. Kolaborasi ini bertujuan menghasilkan perangkat yang tampil menyerupai kacamata biasa, sehingga tidak terlihat besar seperti sebagian perangkat augmented reality (AR) yang telah beredar di pasaran.
Dari sisi performa, smart glasses ini menggunakan chipset Snapdragon AR1 Gen1 buatan Qualcomm yang dirancang khusus untuk perangkat wearable berbasis augmented reality. Prosesor tersebut mendukung pemrosesan AI sekaligus menjaga efisiensi konsumsi daya.
Samsung mengklaim perangkat mampu digunakan hingga sembilan jam dalam satu kali pengisian daya. Untuk menunjang mobilitas pengguna, perusahaan juga menyediakan casing pengisi daya yang dapat mengisi ulang baterai kacamata hingga tujuh kali sebelum casing tersebut perlu diisi kembali.
Salah satu fitur utama yang diusung adalah kamera bawaan yang berfungsi menangkap informasi visual di sekitar pengguna. Data tersebut kemudian diproses oleh sistem AI Gemini untuk mengenali objek, memahami konteks lingkungan, dan memberikan berbagai bantuan secara lebih cerdas sesuai kebutuhan pengguna.
Samsung menghadirkan dua pilihan desain untuk menyesuaikan selera konsumen. Varian hasil kolaborasi dengan Gentle Monster menggunakan bingkai hitam ramping dengan garis atas yang lurus, sementara model Warby Parker mengusung bingkai berwarna cokelat dengan lekukan halus pada bagian atas sehingga memberikan tampilan yang lebih klasik.
Kedua model dirancang dengan bobot ringan agar tetap nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari, termasuk untuk pemakaian dalam waktu yang cukup lama.
Melalui peluncuran perangkat ini, Samsung memperluas portofolio produknya di segmen wearable berbasis AI sekaligus memperkuat ekosistem Android XR. Kehadiran smart glasses dengan dukungan AI Gemini menunjukkan semakin berkembangnya pemanfaatan kecerdasan buatan dalam perangkat konsumen, yang tidak hanya berfungsi sebagai aksesori, tetapi juga sebagai asisten digital yang mampu membantu pengguna berinteraksi dengan dunia nyata secara lebih cerdas dan praktis.
