
Sebuah acara yang digelar komunitas suporter Viking Persib dilaporkan berakhir ricuh setelah sekelompok oknum yang diduga berasal dari kelompok pendukung klub lain memasuki lokasi kegiatan. Insiden tersebut menyebabkan kepanikan di antara peserta yang hadir, termasuk perempuan dan anak-anak.
Berdasarkan informasi yang beredar, kericuhan terjadi ketika suasana acara sedang berlangsung. Sejumlah peserta berupaya menyelamatkan diri dari lokasi sehingga terjadi desak-desakan. Dalam situasi tersebut, seorang anak dilaporkan sempat terinjak, sementara dua orang lainnya mengalami luka dan harus mendapatkan penanganan medis.
Pihak penyelenggara menyayangkan terjadinya insiden tersebut dan berharap aparat keamanan dapat mengusut pihak-pihak yang bertanggung jawab. Mereka menegaskan bahwa kegiatan yang digelar bertujuan mempererat solidaritas antarsuporter dan tidak memiliki agenda yang berpotensi memicu konflik.
Sementara itu, aparat kepolisian mulai mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui kronologi lengkap kejadian. Polisi juga mendalami dugaan keterlibatan pihak tertentu yang disebut-sebut menjadi pemicu kericuhan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga sportivitas dan keamanan dalam setiap kegiatan yang melibatkan komunitas suporter sepak bola di Indonesia.
