Identitas perempuan yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, akhirnya terungkap. Korban diketahui merupakan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP). Penemuan tersebut mengakhiri teka-teki yang sempat menyita perhatian publik sejak jasad korban ditemukan di dalam kendaraan berpelat merah pada Rabu (24/6).
Korban berinisial RJS (50) ditemukan tidak bernyawa di dalam sebuah Toyota Kijang Innova milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang telah terparkir selama beberapa hari di kawasan bandara. Keberadaan mobil itu mulai menimbulkan kecurigaan setelah petugas menerima laporan mengenai bau menyengat yang berasal dari dalam kendaraan. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan korban berada di kursi penumpang depan dalam kondisi telah meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban terakhir kali berpamitan untuk berangkat bekerja pada Kamis (18/6). Saat itu ia sempat memberi tahu anaknya bahwa kemungkinan baru akan pulang beberapa hari kemudian karena memiliki agenda rapat. Namun setelah Sabtu (20/6), telepon seluler korban tidak lagi dapat dihubungi sehingga keluarga mulai merasa ada kejanggalan dan kehilangan kontak dengannya.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan memastikan korban merupakan ASN aktif di lingkungan Dinas PRKP. Kepala dinas tempat korban bekerja menyebut RJS dikenal sebagai sosok yang disiplin dan selama ini lebih sering menggunakan mobil pribadi dibanding kendaraan dinas. Ia juga mengungkapkan bahwa korban tidak memiliki agenda kedinasan resmi ke luar daerah pada hari terakhir sebelum dinyatakan menghilang. Selain itu, beberapa hari sebelumnya korban kerap meminta izin meninggalkan kantor untuk merawat orang tuanya yang sedang sakit.
Hingga kini penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Keluarga meminta masyarakat tidak berspekulasi sembari menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan forensik. Kuasa hukum keluarga menyampaikan korban memiliki riwayat penyakit lambung akut, namun penyebab kematian belum dapat dipastikan hanya berdasarkan informasi tersebut. Ia juga menyoroti posisi korban saat ditemukan di kursi penumpang depan, sehingga seluruh kemungkinan masih didalami oleh penyidik.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan kendaraan, serta mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan. Rekaman kamera pengawas di sekitar area parkir dan keterangan dari berbagai saksi juga tengah dianalisis guna merekonstruksi aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Aparat menegaskan seluruh proses dilakukan secara menyeluruh agar penyebab kematian dapat diungkap berdasarkan bukti ilmiah.
Kasus ini menjadi perhatian luas karena melibatkan seorang pejabat ASN yang ditemukan meninggal di area publik dengan kendaraan dinas pemerintah. Publik kini menunggu hasil autopsi serta penyelidikan kepolisian yang diharapkan mampu menjelaskan rangkaian peristiwa hingga korban ditemukan meninggal di parkiran Bandara Juanda.
