Data TKA Jadi Acuan Pemerintah Siapkan SDM Indonesia

Data tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Indonesia dinilai dapat menjadi salah satu sumber informasi penting bagi pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) nasional. Data tersebut dapat membantu memetakan jenis pekerjaan dan kompetensi yang sedang banyak dibutuhkan dunia usaha.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pemanfaatan data TKA tidak hanya berkaitan dengan pengawasan administratif. Menurutnya, informasi mengenai posisi dan keahlian yang banyak diisi pekerja asing dapat memberikan gambaran mengenai kebutuhan pasar kerja Indonesia.

Ia mencontohkan, apabila data menunjukkan banyak TKA bekerja sebagai process engineer, kondisi tersebut dapat menjadi indikator bahwa bidang tersebut memiliki kebutuhan tenaga kerja yang cukup besar di industri.

“Kalau kita punya data yang cukup baik, kita akan bisa melihat TKA itu banyaknya pada pekerjaan apa,” ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Menurut Yassierli, pemetaan tersebut dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyusun program peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia. Informasi mengenai jabatan yang banyak ditempati TKA juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi keahlian yang kemungkinan menjadi kebutuhan strategis di masa mendatang.

Kebutuhan tersebut, lanjutnya, juga penting diketahui oleh institusi pendidikan. Dengan informasi yang lebih akurat mengenai perkembangan pasar kerja, lembaga pendidikan dapat menyesuaikan program pembelajaran dan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri.

Pemerintah bahkan berpotensi menyusun critical occupation list atau daftar jabatan kritis yang membutuhkan perhatian khusus dalam pengembangan tenaga kerja nasional.

Di sisi lain, Yassierli menegaskan bahwa validasi penggunaan TKA perlu melihat lebih dari sekadar kelengkapan administrasi. Pemerintah juga perlu memperhatikan pekerjaan yang dilakukan, kualifikasi tenaga kerja asing, tenaga pendamping, serta proses alih keahlian dan teknologi kepada pekerja Indonesia.

Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan keberadaan TKA memberikan manfaat tambahan bagi peningkatan kemampuan tenaga kerja lokal.

Yassierli juga menyoroti pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Data penggunaan TKA di berbagai wilayah dinilai dapat melengkapi pemetaan kebutuhan tenaga kerja secara nasional.

Dengan basis data yang akurat dan terintegrasi, pemerintah dapat menyusun kebijakan ketenagakerjaan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dunia usaha sekaligus mendukung pengembangan kompetensi SDM Indonesia.

Website |  + posts

Reza Hidayat adalah penulis dan kontributor di Warta Independen yang meliput berita teknologi, bisnis, dan perkembangan digital. Ia fokus menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan relevan bagi pembaca.