Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan pentingnya memperbarui armada pesawat dan memperkuat infrastruktur bandara untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di negara tersebut. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi video pada Jumat (18/9), bertepatan dengan penandatanganan kesepakatan pengadaan 90 pesawat MC-21 oleh Aeroflot dan Rostec.
Putin menyebut pengembangan jaringan penerbangan menjadi kebutuhan strategis bagi Rusia karena kondisi geografis negara yang luas. Konektivitas udara dinilai penting untuk menghubungkan wilayah yang berjauhan sekaligus menjaga akses transportasi menuju kawasan terpencil seperti Arktik, Siberia, dan Timur Jauh.
Menurut Putin, modernisasi tidak hanya berfokus pada pesawat, tetapi juga mencakup fasilitas pendukung di bandara. Sejumlah proyek pembangunan terminal baru, peningkatan fasilitas lapangan terbang, serta pengembangan infrastruktur perbatasan telah diselesaikan di berbagai wilayah.
Pemerintah Rusia juga melihat bandara modern sebagai salah satu faktor yang dapat mendukung aktivitas ekonomi daerah. Infrastruktur tersebut dinilai mampu memperlancar perdagangan dan kegiatan bisnis, sekaligus meningkatkan potensi pariwisata serta kualitas pelayanan bagi penumpang.
Putin mengatakan pemerintah terus menjalankan program peningkatan infrastruktur bandara secara bertahap. Sejak 2021, sebanyak 20 landasan pacu dan 26 kompleks terminal telah mulai beroperasi di berbagai daerah Rusia.
Beberapa kota juga telah mendapatkan terminal penerbangan baru, antara lain Petropavlovsk-Kamchatsky, Khabarovsk, Magadan, Novosibirsk, dan Cheboksary. Menurut Putin, pembangunan tersebut dilakukan dengan memadukan pembiayaan pemerintah dan investasi dari sektor swasta.
Presiden Rusia menyatakan pemerintah akan tetap memberikan dukungan yang diperlukan untuk menarik dan menjaga keterlibatan investor dalam proyek pengembangan infrastruktur penerbangan.
Selain pembangunan yang telah berjalan, Rusia menyiapkan program modernisasi lanjutan. Sedikitnya 75 bandara ditargetkan menjalani peningkatan fasilitas hingga 2030. Jumlah tersebut mencakup lebih dari sepertiga keseluruhan jaringan bandara di negara itu.
Reza Hidayat adalah penulis dan kontributor di Warta Independen yang meliput berita teknologi, bisnis, dan perkembangan digital. Ia fokus menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan relevan bagi pembaca.
