Rusia meluncurkan wahana antariksa kargo Progress MS-35 menuju orbit menggunakan roket pembawa Soyuz-2.1b dari Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan, pada Rabu. Peluncuran tersebut dilakukan untuk mengirim pasokan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Perusahaan antariksa negara Rusia, Roscosmos, menyatakan roket lepas landas dari Landasan Peluncuran 31 Baikonur pada pukul 16.34 waktu Moskow atau 13.34 GMT. Wahana kargo tersebut membawa lebih dari 2,4 metrik ton kebutuhan untuk mendukung aktivitas awak ISS.
Muatan yang dikirim mencakup bahan bakar, makanan, air, oksigen, perlengkapan perawatan dan sanitasi, obat-obatan, serta peralatan ilmiah. Pengiriman tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan kebutuhan operasional selama misi di stasiun luar angkasa.
Selain membawa kebutuhan logistik, Progress MS-35 juga mendukung eksperimen teknologi antariksa bernama Teledroid. Eksperimen tersebut ditujukan untuk mempelajari kemungkinan penggunaan robot antropomorfik yang dapat dikendalikan dari jarak jauh oleh kosmonaut.
Teknologi itu dirancang untuk membantu aktivitas di luar wahana atau stasiun antariksa. Dengan pengendalian dari jarak jauh, robot diharapkan dapat menjalankan tugas tertentu yang berada di lingkungan berisiko bagi manusia.
Untuk mendukung eksperimen tersebut, Progress MS-35 membawa perangkat yang disebut stasiun kerja kosmonaut atau eksoskeleton. Perangkat ini memungkinkan seorang kosmonaut mengendalikan robot dari jarak jauh dengan sistem yang dirancang untuk menerjemahkan gerakan atau perintah operator ke robot.
Roscosmos menjelaskan bahwa robot antropomorfik Teledroid belum dikirim dalam misi kali ini. Robot tersebut dijadwalkan dibawa menggunakan wahana antariksa kargo berikutnya.
Pengembangan Teledroid menjadi bagian dari upaya Rusia menguji pemanfaatan robot dalam aktivitas luar angkasa. Teknologi robotik semacam ini berpotensi digunakan untuk membantu pekerjaan yang membutuhkan mobilitas di lingkungan luar stasiun sekaligus mengurangi paparan langsung kosmonaut terhadap kondisi ekstrem.
Peluncuran Progress MS-35 dengan demikian tidak hanya berfungsi sebagai misi pengiriman logistik, tetapi juga membawa perangkat yang mendukung pengembangan teknologi robotik untuk aktivitas antariksa pada masa mendatang.
Arief Nugroho adalah jurnalis dan kontributor di Warta Independen yang meliput berita nasional, politik, dan isu sosial. Ia fokus menghadirkan informasi yang faktual, berimbang, dan mudah dipahami.
