Koops TNI Habema terus memburu kelompok bersenjata yang diduga bertanggung jawab atas penembakan pilot pesawat PT AMA Air serta pembakaran pesawat di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Berdasarkan hasil identifikasi awal, aparat menyebut aksi tersebut dilakukan oleh kelompok OPM XVI/Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak.
Pengejaran dilakukan setelah tim gabungan berhasil mengevakuasi jenazah pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, dari lokasi kejadian di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham. Proses evakuasi berlangsung dengan pengamanan ketat karena medan pegunungan yang sulit dijangkau dan memiliki tingkat risiko tinggi. TNI mengerahkan personel serta dukungan helikopter untuk memastikan seluruh tahapan berjalan aman.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban dibawa ke Timika, Papua Tengah, sebelum diserahkan kepada pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku. Di saat bersamaan, aparat meningkatkan operasi pencarian terhadap kelompok yang diduga menjadi pelaku serangan. Berbagai petunjuk di lapangan terus dikumpulkan guna melacak keberadaan kelompok tersebut sekaligus mencegah kemungkinan aksi lanjutan.
Koops TNI Habema juga memperketat pengamanan di sekitar lokasi penyerangan. Patroli rutin dilakukan untuk menjaga situasi keamanan, melindungi masyarakat, serta memastikan layanan penerbangan perintis di wilayah pedalaman Papua tetap dapat berjalan. Kawasan Yahukimo selama ini bergantung pada transportasi udara untuk distribusi logistik dan mobilitas warga karena akses darat yang terbatas.
Insiden tersebut terjadi pada Kamis (2/7/2026) pagi ketika pesawat PT AMA Air PK-RCY yang berangkat dari Bandara Wamena mendarat di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama. Tak lama setelah mendarat, pesawat diserang hingga terbakar, sementara pilot dilaporkan meninggal dunia akibat luka tembak. Kasus ini menjadi perhatian aparat keamanan mengingat perannya yang vital terhadap pelayanan penerbangan di wilayah pegunungan Papua.
Hingga kini, operasi pengejaran terhadap kelompok Elkius Kobak masih berlangsung. TNI menyatakan akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur keamanan untuk mengungkap para pelaku dan menjaga stabilitas keamanan di Yahukimo. Aparat juga menegaskan pengamanan terhadap jalur penerbangan perintis akan diperkuat guna meminimalkan risiko gangguan terhadap aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.
