
Seorang mahasiswa Universitas Andalas (Unand) yang dikenal memiliki keahlian di bidang teknologi informasi dilaporkan hilang sejak November 2025. Hingga pertengahan Juli 2026, keberadaan mahasiswa tersebut masih belum diketahui dan upaya pencarian terus dilakukan.
Mahasiswa itu diketahui memiliki kemampuan di bidang teknologi informasi dan pernah terlibat dalam pembuatan aplikasi yang digunakan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Keahliannya tersebut membuat kasus hilangnya sang mahasiswa menjadi perhatian berbagai pihak.
Berdasarkan informasi yang beredar, mahasiswa tersebut dilaporkan hilang sejak 17 November 2025. Sejak saat itu, keluarga belum mendapatkan kepastian mengenai keberadaannya. Informasi pencarian juga disebarkan melalui berbagai saluran dengan harapan masyarakat yang mengetahui keberadaannya dapat memberikan informasi.
Kasus ini kembali menjadi sorotan setelah lamanya waktu sejak mahasiswa tersebut terakhir diketahui keberadaannya. Aparat kepolisian dan pihak terkait diharapkan dapat mengungkap rangkaian peristiwa sebelum ia dinyatakan hilang, termasuk menelusuri aktivitas dan komunikasi terakhirnya.
Latar belakangnya sebagai mahasiswa yang memiliki kemampuan teknologi informasi turut menjadi bagian dari informasi yang berkembang dalam proses pencarian. Namun, hingga kini belum dapat dipastikan apakah aktivitasnya di bidang teknologi memiliki keterkaitan dengan hilangnya mahasiswa tersebut.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sendiri terus mengembangkan transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Sejumlah platform elektronik telah disiapkan untuk mendukung administrasi pemerintahan berbasis digital, termasuk sistem persuratan dan layanan elektronik lainnya.
Meski demikian, setiap dugaan mengenai penyebab hilangnya mahasiswa tersebut masih perlu didasarkan pada hasil penyelidikan resmi. Informasi yang belum terverifikasi juga perlu disikapi secara hati-hati agar tidak mengganggu proses pencarian maupun menimbulkan spekulasi yang merugikan keluarga.
Hilangnya mahasiswa tersebut selama berbulan-bulan menambah kekhawatiran keluarga dan orang-orang terdekatnya. Masyarakat yang memiliki informasi relevan mengenai keberadaan atau aktivitas terakhir mahasiswa tersebut diharapkan menyampaikannya kepada aparat berwenang.
Perhatian kini tertuju pada perkembangan pencarian dan penyelidikan untuk mengungkap keberadaannya. Keluarga berharap mahasiswa tersebut dapat segera ditemukan dan memperoleh kepastian mengenai apa yang terjadi sejak ia terakhir diketahui keberadaannya pada November 2025.
